Sidoarjo — Riyadhul Jannah Sidoarjo menggelar ujian presentasi dan pembinaan karakter bagi santriwati yatim dhuafa pada 8 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pondok untuk meningkatkan kompetensi dan mentalitas peserta didik.

Agenda yang berlangsung di lingkungan pondok tersebut menitikberatkan pada pengembangan kemampuan komunikasi serta pembentukan sikap dan perilaku yang mendukung kehidupan bermasyarakat bagi santriwati yang tergolong yatim dan dhuafa.
Pelaksanaan ujian presentasi
Ujian presentasi dilaksanakan sebagai sarana penilaian terhadap kemampuan santriwati dalam menyampaikan materi secara lisan. Bentuk penilaian diarahkan pada kejelasan penyampaian, struktur materi, dan keberanian tampil di depan umum. Proses ini memberi kesempatan bagi santriwati untuk berlatih berbicara serta menguji pemahaman mereka terhadap topik yang telah dipersiapkan.
Pondok menempatkan ujian presentasi bukan sekadar sebagai evaluasi akademis, tetapi juga sebagai wahana pengembangan keterampilan hidup yang penting untuk masa depan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat rasa percaya diri santriwati ketika berinteraksi di lingkungan yang lebih luas.
Fokus pembinaan karakter
Sisi pembinaan karakter menjadi bagian integral dari kegiatan yang digelar. Pembinaan diarahkan pada penguatan nilai-nilai keagamaan, etika sosial, dan kemandirian. Pendekatan yang digunakan bertujuan membentuk perilaku positif serta membekali santriwati dengan sikap yang mendukung kelangsungan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
Selain aspek spiritual, pembinaan juga menitikberatkan pada pentingnya tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama. Pendekatan tersebut dirancang agar santriwati mampu menghadapi tantangan personal maupun sosial serta menjadi pribadi yang produktif dan berdaya.
Manfaat bagi santriwati yatim dhuafa
Kegiatan ini memiliki dampak yang luas bagi para peserta, khususnya mereka yang memiliki latar sebagai yatim dan dhuafa. Selain mendapat pembelajaran akademis, santriwati memperoleh pengalaman praktik berkomunikasi dan pembiasaan sikap yang positif. Pengalaman-pengalaman tersebut dapat menjadi modal penting dalam melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja kelak.
Penyelenggaraan ujian presentasi dan pembinaan karakter juga menunjukkan komitmen pondok terhadap upaya peningkatan kualitas hidup santriwati yang membutuhkan perhatian lebih. Dengan memberikan ruang pembelajaran yang menyeluruh, pondok berupaya membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara emosional dan sosial.
Langkah lanjutan dan harapan
Setelah rangkaian ujian dan pembinaan, pondok diharapkan memantau perkembangan peserta secara berkala untuk memastikan hasil pembelajaran dapat berkelanjutan. Evaluasi dan tindak lanjut menjadi kunci agar perubahan positif yang muncul dari kegiatan ini tidak bersifat sementara.
Harapannya, program-program serupa dapat terus dilaksanakan dan disesuaikan dengan kebutuhan santriwati agar kontribusi pendidikan dan pembinaan karakter terhadap kehidupan mereka semakin nyata. Dukungan berkelanjutan dari seluruh elemen di lingkungan pondok menjadi faktor penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pada 8 Agustus 2026 ini menjadi salah satu wujud perhatian pendidikan berbasis kepedulian sosial, sekaligus upaya konkret untuk memberdayakan santriwati yatim dhuafa di lingkungan Riyadhul Jannah Sidoarjo.





















































































































































