Yasanti.or.id – Pernyataan Sultan Nazrin mengenai perlunya transformasi masjid menjadi pusat kecemerlangan ummah adalah panggilan untuk melakukan perubahan.
Dalam era modern yang semakin maju, penting bagi institusi keagamaan seperti masjid untuk beradaptasi dan berkembang. Sultan Perak, Sultan Nazrin Muizzuddin Shah, menekankan pentingnya masjid sebagai pusat kecemerlangan ummah. Bukan hanya sekadar bangunan yang diam dan terasing. Dalam titahnya, Sultan Nazrin mengajak umat untuk merenungkan bagaimana masjid dapat berfungsi lebih dari sekadar tempat ibadah, tetapi juga sebagai pendorong pendidikan, sosial, dan ekonomi dalam masyarakat.
BACA JUGA : Kegiatan Religius di Yayasan Witama: Membangun Karakter
Pentingnya Transisi Pemikiran
Salah satu poin utama dalam titah Sultan Nazrin adalah perlunya mengubah pemikiran tradisional yang menganggap masjid sebagai tempat yang terkungkung oleh dogma lama. Masjid harus bergerak keluar dari ruang lingkup sempit yang selama ini diperolehnya dan mulai menjalankan peran penting dalam pengembangan masyarakat luas. Hal ini mencakup pembelajaran, kegiatan sosial, serta pengembangan sikap dan perilaku masyarakat.
Masjid Sebagai Pusat Pembelajaran
Salah satu peran utama yang harus diambil alih oleh masjid adalah menjadi pusat pendidikan. Dengan menyediakan program-program belajar bagi semua usia, masjid dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh masyarakat setempat. Ini termasuk kursus agama, kelas bahasa, serta keterampilan hidup yang relevan dengan kebutuhan zaman sekarang. Dengan demikian, masjid tidak hanya menjadi sebuah tempat ibadah, tetapi juga wahana ilmu pengetahuan yang menjawab tantangan zaman.
Peran Sosial Masjid dalam Komunitas
Transformasi masjid juga mencakup peran sosial yang lebih aktif. Masjid dapat menjadi ruang bagi komunitas untuk berkumpul dan berbagi pengalaman, baik dalam situasi suka maupun duka. Melalui inisiatif sosial, seperti program amal dan layanan masyarakat, masjid bisa membantu sesama yang kurang beruntung dan menjalin hubungan sosial yang lebih erat di antara warga. Konsep gotong-royong yang sudah menjadi budaya kita, sangat sesuai diterapkan dalam konteks masjid.
Fasilitas Ekonomi dan Kemandirian Ummah
Aspek ekonomi juga harus menjadi perhatian penting dalam transformasi masjid. Dengan membuka peluang bagi perekonomian lokal melalui pasar yang diadakan di area masjid, masyarakat dapat menghidupkan ekonomi setempat. Selain itu, masjid dapat berfungsi sebagai pusat kewirausahaan, menawarkan pelatihan bisnis, memberikan bimbingan serta menghubungkan pengusaha lokal dengan potensi pasar yang ada.
Pengembangan Sahsiah dan Karakter Anak Muda
Sultan Nazrin juga menekankan pentingnya pengembangan sahsiah masyarakat, terutama generasi muda. Masjid dapat menjadi tempat strategis untuk membina karakter anak-anak dan remaja melalui berbagai kegiatan positif. Program-program kepemudaan, pelatihan kepemimpinan, dan kegiatan kreatif lainnya diharapkan dapat membentuk generasi yang tidak hanya taat beragama tetapi juga memiliki kedewasaan dalam bersikap dan berpikir.
Keterlibatan Seluruh Elemen Masyarakat
Realisasi visi ini tentunya memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus masjid, ulama, hingga masyarakat umum. Setiap individu mempunyai peranan masing-masing dalam mendukung transformasi masjid menjadi pusat kecemerlangan. Keterlibatan semua pihak juga diyakini dapat memperkuat ikatan sosial dan membangun rasa memiliki terhadap institusi masjid.
Kesimpulan: Menuju Masjid yang Relevan di Abad Modern
Pernyataan Sultan Nazrin mengenai perlunya transformasi masjid menjadi pusat kecemerlangan ummah adalah panggilan untuk melakukan perubahan. Dengan memperluas peran masjid dari sekadar tempat ibadah menjadi pusat kegiatan yang berpengaruh di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan pengembangan karakter, masyarakat dapat mengalami kemajuan yang signifikan. Untuk itu, mari kita dukung dan wujudkan visi ini dengan semangat kebersamaan dan keinginan untuk maju, sehingga masjid tidak lagi menjadi ‘gajah tidur’, tetapi benar-benar menjalankan perannya sebagai cahaya dan pendorong kemajuan ummah.
























































































