When im home menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Travis Scott resmi merilis video musik untuk lagu “When I’m Home”, yang hadir dalam film The Odyssey. Video itu merupakan karya yang disutradarai sendiri oleh Scott dan dibuat bersama James Blake serta komposer Ludwig Göransson, dirilis sepekan setelah penayangan perdana film tersebut di bioskop seluruh dunia.

Dalam The Odyssey, Scott tampil sebagai seorang Bard yang melafalkan epos lisan kuno, sebuah peran yang menurut sutradara dipilih karena melihat rap sebagai padanan konrer puisi lisan kuno. Scott juga sempat berbicara tentang keterlibatannya dalam proyek ini saat tampil di The Tonight Show Starring Jimmy Fallon, mengaku langsung antusias bergabung dengan jajaran pemain yang termasuk Matt Damon, Tom Holland, Anne Hathaway, dan Lupita Nyong’o.
Video musik yang disutradarai sendiri
Video “When I’m Home” menjadi bukti keterlibatan kreatif Scott di luar peran aktingnya. Selain tampil, ia mengambil alih kursi sutradara untuk membentuk visual yang menyertai lagu tersebut. Kolaborasi dengan James Blake dan Ludwig Göransson—yang menggarap musik—menguatkan nuansa musikal yang menghubungkan elemen modern dan tema film epik itu.
Meskipun durasi rilis video mengikuti jeda singkat setelah penayangan film, langkah ini mempertegas posisi lagu sebagai bagian integral dari narasi The Odyssey sekaligus karya mandiri yang bisa dinikmati terpisah dari layar lebar.
Peran Scott dalam The Odyssey dan hubungan dengan epos Homer
Peran Scott sebagai Bard menempatkan ia dalam tradisi penceritaan lisan yang menjadi inti film. Sutradara menyamakan rap dengan fungsi puisi lisan di masa lampau—sebuah pernyataan yang memberi konteks atas pemilihan Scott untuk memerankan tokoh tersebut.
Scott juga membagikan kenangan pribadi terkait karya-karya lisan kuno. Mengenang pengalaman sekolah, ia mengatakan, “Dia menyuruhku menulis esai tentang buku itu, dan aku pakai ringkasan CliffsNotes seadanya,” dan melanjutkan, “Aku kena hukuman karena berbohong sudah membacanya… Dia bilang, ‘Nah, kan? Itu sebabnya aku menyuruhmu membaca buku itu; sekarang kamu ada di film ini. Benar-benar gila.'” Kenangan ini memberi warna tersendiri pada keterlibatannya: dari pelajar yang menunda membaca sampai tampil di adaptasi karya epik itu dalam skala besar.
Respon dan akses menonton
Rilis video ini memicu perhatian penggemar yang ingin melihat interpretasi visual Scott terhadap lagu yang muncul di film. Sebagai bagian dari rangkaian promosi, video dan film saling melengkapi: video menawarkan pengalaman musikal yang berdiri sendiri, sementara The Odyssey menempatkan lagu itu dalam konteks naratif yang lebih luas.
Bagi penonton yang belum menyaksikan film, The Odyssey kini tayang di bioskop. Sementara itu, video resmi “When I’m Home” telah tersedia untuk ditonton secara luas, memungkinkan audiens mengeksplorasi hubungan musik dan cerita yang dihadirkan dalam proyek ini.
Keputusan Scott untuk mengarahkan sendiri video sekaligus tampil dalam film besar menegaskan pendekatannya yang ingin menggabungkan peran kreatif di berbagai lini—dari musik hingga layar lebar—tanpa kehilangan kaitan dengan akar puitik karya yang menjadi inspirasi cerita.






































































































