Yasanti.or.id – Matthew hully keluar menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Matthew Hully mengumumkan langkah keluar dari Farfetch setelah 4,5 tahun menjabat sebagai Director of CRM & Loyalty. Pengumuman ini disampaikan melalui unggahan di LinkedIn, di mana Hully merefleksikan periode beragam pasang surut selama berkarier di platform fesyen mewah tersebut.

Dalam tulisannya, Hully menyampaikan terima kasih kepada sejumlah rekan dan menyebut bahwa proses migrasi teknologi yang sedang berjalan hampir selesai. Ia juga mengungkapkan rencana memulai tantangan baru di luar zona nyamannya pada industri ritel yang telah digelutinya selama dua dekade.
Refleksi atas masa jabatan dan pemulihan bisnis
Hully mengakui adanya masa-masa sulit dan pencapaian selama masa tugasnya. Dalam unggahannya ia menulis: “There have seen some incredible highs and some pretty tough periods to boot! I’m very glad that I could play a small part in the recovery of the business after the financial distress of Q4 2023. Thanks to Coupang for the stability they brought during 2024, and it’s great that the business is now back focused on growth in 2026.” Kalimat tersebut menegaskan perannya dalam proses pemulihan bisnis setelah tantangan finansial pada kuartal keempat 2023 dan mengapresiasi kontribusi pihak lain pada 2024.
Ucapan terima kasih kepada tim dan rekan
Selain menyampaikan pencapaian bisnis, Hully juga memberi penghargaan kepada rekan-rekannya. Ia menulis: “As a believer that all businesses fundamentally are built on the power of human relationships, thanks to team members and colleagues both past and present – from Jessica Nesbitt who brought me in to Erwan Jacob who is the most calm, level headed leader you could wish to meet. To the fantastic global team in CRM, Loyalty & Analytics, its been a privilege to see you guys grow professionally – and you’re in great hands with Ruby Burton, George Williams and Tomás Lagoá Iglésias. And to Janine Oliveira Lagoute and Bernardo Abreu in the Portugal Product team – you’ve been there right from the very start and we’ve accomplished a lot together.” Pernyataan ini menyoroti kolaborasi lintas tim dan nama-nama kolega yang disebut Hully sebagai bagian penting dari perjalanan profesionalnya.
Teknologi, migrasi, dan langkah berikutnya
Mengakhiri bagian refleksi, Hully menyinggung aspek teknologi yang dinilai krusial bagi masa depan perusahaan. Ia menulis: “There is never a perfect time to leave a job, and I’m not sure my wardrobe has improved as much as I hoped when I first joined, but on a more serious note it’s great that we’re just completing the final steps of our migration to MoEngage which I know will be game changing for Farfetch over these coming months and years. Properly leveraging data, the heralded single customer view, dynamic targeting and AI powered – that’s the future for sure. Next month I start a completely new exciting adventure, out of my 20 year retail comfort zone which is the best place to be to learn and grow, but more on that later.” Pernyataan ini menegaskan keyakinannya bahwa penggunaan data, single customer view, penargetan dinamis, dan kecerdasan buatan akan menjadi pendorong perubahan ke depan, sekaligus mengonfirmasi rencana Hully untuk memulai babak baru kariernya bulan depan.
CRM dan loyalitas sebagai fokus industri
Di luar pengumuman pribadi Hully, bidang CRM dan loyalitas disebut akan menjadi salah satu fokus utama pada ajang penghargaan inovasi ritel 2026. Penghargaan tersebut membuka pendaftaran dan direncanakan mengumumkan pemenang pada sebuah upacara yang dijadwalkan berlangsung di The HAC, Central London, pada Rabu, 4 November 2026. Penyelenggara menyebut bahwa ajang ini merayakan inovasi teknologi ritel di era omnichannel dan mencatat peningkatan jumlah entri serta kehadiran sejak perhelatan sebelumnya.
Pengumuman keluarnya Hully menandai pergeseran manajemen di area penting bagi platform fesyen global itu, terutama menjelang implementasi penuh platform pemasaran baru dan fokus bisnis yang kembali diarahkan pada pertumbuhan. Ia meninggalkan posisinya setelah lebih dari empat tahun bekerja pada tim CRM & Loyalty, dan perjalanan selanjutnya akan menjadi sorotan bagi pelaku industri yang mengikuti perkembangan strategi data dan loyalitas pelanggan.





























































